Tampilkan postingan dengan label pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengetahuan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 November 2014

RESUME MANAJER

    Definisi manajer
Manajer secara fundamental, berarti seorang yang menduduki posisi tertentu dalam sebuah organisasi yang bertanggung jawab kepada bawahannya dan mempunyai wewenang atas bawahannya tersebut. Definisi manajer secara spesifik adalah seorang yang diberi wewenang formal oleh organisasi untuk membawahi sejumlah bawahan untuk mencapai sasaran organisasi tsb melalui penerapan macam macam fungsi manajemen.
  Tugas-tugas manajer
Tugas dari seorang manajer adalah sebagai berikut :
1.      Manajer bertanggung jawab dan mampu mempertanggung jawabkannya
2.      Manajer bekerja dan melalui orang lain
3.      Manajer memadukan dan menyeimbangkan tujuan-tujuan yang saling bertentangan dan menetapkan priotas-proioritas.
4.      Manajer haarus berfikir secara analisis dan konseptual
5.      Menejer mengambil keputusan-keputusan sulit
6.      Manajer adalah pihak penengah yang menyelesaikan perselisihan-perselisihan

   Peranan ilmu manajemen bagi manajer
Manajer tidak akan mampu bekerja secara maksimal tanpa mengetahui dasar-dasar ilmu manajemen, Karena ilmu manajemen mempunyai peran sangat penting bagi kelancaran tugas-tugas para manajer. Diantara peranan ilmu manajemen sbb :
1.      Pengambilan keputusan berdasakan informasi dan analisis
2.      Penekanan yang meningkat pada produktivitas
3.      Pengambilan keputusan berdasarkan tujuan
4.      Pengambilan keputusan untuk tujuan ganda
5.      Peningkatan perhatian pada perilaku kelompok
6.      Lebih berinteraksi dengan factor eksternal
7.      Manajemen modal, energy, material yang efisien
8.      Manajemen tentang segala kemungkinan yang lebih sistematis.

.   Pendekatan tentang manajer
Pendekatan seorang manajer dibedakan menjadi beberapaa bagian diantaranya yaitu :
1.      Pendekatan menurut corak kegiatan manajer
2.      Pendekatan melalui sifat
3.      Pendekatan menurut sifat kerjanya
4.      Pendekatan menurut luas pekerjaannya




    Permasalahan yang dihadapi manajer
Segala sesuatu tidak akan terlepas dari permasalahan-permasalahan, begitupun dengan manajer. Permasalahan yang biasa ditemui seorang manajer yaitu :
1.      Tekanan dari kelompok berkepentingan
2.      Kesukaran untuk membagi tara keputusan dengan indiividu maupun organisasi lain

3.      Efektifitas serta efisiensi

Kamis, 27 Februari 2014

Macam-Macam Tarian Mancanegara

Macam-Macam Tarian Mancanegara

Macam Macam Tarian Mancanegara
1. Tarian Negara Kamboja.
Gerakannya lambat, seperti menghipnotis, mencerminkan gerakan tarian dari Negara Kamboja. Tubuh penari harus fleksibel dan seperti tak bertulang. 
2. Tarian Samba, Brazil.
Gerakannya cepat dan seperti halnya tarian dari Amerika Selatan, mereka memiliki akar dari Afrika dan Karibia. 
3. Tari Bali, Indonesia.
Di Bali, pelajaran menari diberikan secara terbuka sehingga semua orang dapat menyaksikannya. Pengajar tari bali tak hanya mengajarkan gerakan tari Bali, namun juga membetulkan posisi badan agar tercapai bentuk yang sempurna. 
4. Tarian Jepang.
Gerakannya anggun dan biasanya mementingkan unsur simetris. Tarian Jepang tak hanya ditarikan oleh kaum muda saja, melainkan juga oleh kaum tua.
5. Tarian Limbo, Afrika Barat.
Penari limbo tak hanya menunjukkan kemahirannya menari, namun juga mencampurnya dengan gerakan akrobatik. Mereka harus bisa melewati kayu dengan melenturkan tubuh ke belakang. Makin mahir, mereka membakar kayu yang akan dilewati.
6. Tari Balet.
Untuk belajar tari balet, memerlukan waktu yang panjang agar bisa menguasai teknik-tekniknya. Dalam balet klasik, penari harus memiliki stamina kuat dan gerakan yang ditarikan harus terlihat anggun. 
7. Tari Tonga.
Tarian yang berasal dari pulau Pasifik ini menarikan puisi yang dibuat berdasarkan mitos dan legenda. Misalnya, jika puisi tersebut menggambarkan bunga, penari mengayun-ayunkan tangannya seolah angin yang membawa wanginya bunga. Penari Tonga biasanya berdiri atau duduk, dengan menggerakkan tangan dengan anggun. 
8. Tari Kathak, India.
Tarian dari India ini sangat enerjik dan penarinya dengan lihai dapat mengembangkan tarian dengan gerakan kaki dan tangan mereka. Penari akan berkomunikasi dengan pemusik seiring tariannya berlangsung. 
9. Tari Tiwi, Australia.
Tarian yang berasal dari suku Aborogin, Australia ini dipertunjukkan dengan gerakan yang kuat, dimana setiap pergantian gerakan harus dilakukan dengan tepat sesuai pukulan alat musik.
10. Tari Flamenco, Spanyol.
Tiga komponen penting dalam tarian Flamenco adalah nyanyian, tarian dan gitar. Awalnya tarian ini hanya dipertunjukkan dengan tepukan tangan dan nyanyian yang mengiringi tarian. Baru belakangan ditambahkan gitar sebagai pelengkap. 
11. Tari Haka, New Zealand.
Pada jaman dulu, suku Maori di New Zealand biasa menarikan tarian Haka sebelum berperang dan sesudah memenangkan peperangan. Kini, tim rugby New Zealand melakukan hal yang sama sebelum memulai pertandingan. 
12. Tari Buffalo.
Tarian yang muncul di abad 19 ini dilakukan sebelum suku Blackfoot melakukan perburuan. Tarian ini dipercaya sebagai penghormatan terhadap hewan yang akan mereka buru (buffalo=kerbau).
13. Tari Morris, Inggris.
Tarian ini dipertunjukkan dalam festival-festival. Dulu hanya laki-laki yang menari Morris, namun sekarang semua orang menarikan tarian ini. Biasanya kostum yang mereka pakai adalah baju putih, topi dengan hiasan bunga, dan selempang dua warna yang disematkan bel kecil. Mereka juga membawa tongkat kecil atau sapu tangan.
14. Tari Domba, Afrika Selatan.
Tarian ini diperuntukkan bagi gadis yang menjelang dewasa.
15. Tari Jawa, Indonesia.
Penari Jawa harus elegan dan anggun, melambangkan spiritual dan kebijaksanaan kerajaan. 
16. Tari Kipas, Korea.
Penari kipas dari Korea menggunakan kipas yang besar dalam berbagai warna. Lalu mereka menyatukan kipas mereka dan menggerakkannya secara teratur mengayun ke atas dan ke bawah.
17. Tari Yunani.
Tarian ini biasanya berbentuk lingkaran terbuka. Penari berpegangan tangan atau merangkul pinggang, atau bahu kemudian berputar-putar sambil mengangkat kaki mereka.
18. Tari Naga, China.
Dalam mitologi China, naga menggambarkan kegagahan, keningratan dan keberuntungan. Tari naga digunakan untuk mengusir setan dan membawa keberuntungan bagi semua orang. Penarinya memiliki kemampuan bela diri

Rabu, 26 Februari 2014

pesawat ulang alik amerika serikat

Endeavour (Orbiter Vehicle Designation: OV-105) merupakan salah satu dari tiga buahpesawat ulang-alik yang masih beroperasi di dalam armada NASA, badan luar angkasaAmerika Serikat.[1] Dua pesawat luar angkasa yang lain adalah Discovery dan Atlantis.Endeavour dibuat untuk menggantikan Challenger yang telah musnah di dalam sebuahmusibah Challenger pada tahun 1986Endeavour merupakan pesawat luar angkasa kelima dan terakhir yang dibuat oleh NASA.
Setelah sekitar 19 tahun beroperasi, Pesawat ulang-alik Endeavour akhirnya menyelesaikan penerbangan terakhirnya pada bulan 1 Juni 2011. Misi terakhirnya adalah STS-134 yang terbang dari 16 Mei - 1 Juni 2011, Endeavour mendarat di Kennedy Space Center dan selanjutnya dihibahkan ke California Science Center di Los Angeles

sebab terjadinya perang dunia II

Perang Dunia II terjadi pada tahun 1939-1945, sebagai lanjutan dari Perang Dunia I. Perang ini jauh lebih mengerikan dibandingkan dengan Perang Dunia I. Perang Dunia II wilayahnya jauh lebih luas, hampir semua negara terlibat dalam perang besar ini. Meletusnya Perang Dunia II dilatarbelakangi oleh beberapa hal yang dapat digolongkan menjadi dua, yaitu sebab-sebab umum dan sebab-sebab khusus.

Sebab-Sebab Umum

Berikut ini adalah sebab-sebab umum terjadinya Perang Dunia II:
1. Adanya politik Revanche of Idea Jerman, yaitu politik balas dendam atas kekalahan pada Perang Dunia I.
2. Politik mencari kawan yang menimbulkan blok-blok antar negara.
3. Adanya perlombaan senjata antar negara untuk memperkuat diri.
4. Timbulnya paham yang saling bertentangan, yaitu paham fasis, liberalis, dan komunis.
5. Timbulnya perluasan wilayah (ekspansi) di bidang ekonomi. Libensraum (Jerman), Irredenta (Italia), danHakko I Chiu (Jepang).
6. Kegagalan LBB dalam usaha menciptakan perdamaian dunia.

Sebab-Sebab Terjadinya Perang Dunia II

Sebab-Sebab Khusus

Sebab khusus Perang Dunia II adalah serangan Jerman terhadap Kota Danzig (sekarang bernama Gdanks) yang terletak di negara Polandia, di tepi Laut Baltik. Serangan Jerman terhadap kota Danzig dilakukan pada tanggal 1 September 1939 yang menggunakan taktik serangan kilat (blitzkrieg) dan kendaraan lapis baja dengan pengeboman yang efektif.

Polandia tidak tinggal diam sehingga pecahlah perang antara Jerman melawan Polandia. Pada tanggal 3 September 1939 Perancis dan Inggris membela Polandia dengan mengumumkan perang kepada Jerman sehingga perang pun cepat menjalar di kawasan Eropa.

Sementara itu, pada tanggal 7 Desember 1941 Jepang menyerang Pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Pearl Harbour, Hawai dengan tujuan keinginan Jepang untuk menguasai Asia. Pada tanggal 11 Desember 1941 Jerman dan Italia yang merupakan sekutu Jepang mengumumkan perang kepada Amerika Serikat.

perkembangan iptek pada masa perang dunia II

Perkembangan IPTEK pada Massa Perang Dunia II

Dengan adanya inovasi iptek di implementasikan dalam wujud kepentingan perang dan pesawat terbang,roket, eksplorasi antariksa hingga tenaga atom menandai sebuah era baru perkembangan iptek dunia.Dalam perang dunia II penggunaan teknologi untuk kepentingan perang begitu menonjol.penggunaan tank dalam pada konflik perang dunia I dan bom atom pada perang dunia II tanda-tanda yang sama sebagai tanggapan dari rangsangan kebutuhan militer yang mendesak.selain itu inovasi pesawat terbang pun menjadi priolitas tersendiri sebagai media fiktif untuk melakukan peperangan diudara.perang udara menjadi salah satu ciri dari inovasi teknologi yang telah mengubah pola perang konvesional didarat dan laut.
Inovasi-inovasi teknologi tersebut telah mengubah karakter perang itu sendiri.dalam hal ini temuan-temuan teknologi akan difokuskan pada perang dunia II.salah satu teknologi yang dikembangkan selama perang dunia II adalah roket.perinsip daya dorong roket sebagai alat untuk mencapai kecepatan melepaskan diri dari gravitasi bumi telah ditunjukkan konstantin tsiolkovsky dan pakar amerika Robert H.Goddard.goddard membangun roket berbahan bakar gas cair pada tahun 1962.
a. meningkatkan daya dorong roket
peningkatan daya dorong roket dilakukan untuk menaruh satelit-satelit ke dalam orbit dan pemeriksaan penggunaan satelit untuk keperluan komunikasi.fungsi lainnya untuk mengamati keadaan udara,memantau untuk keperluan militer, dan survei topografis dan geografis.
b. program pesawat angkasa berawak
tahapan ini dia diawali oleh kosmonot rusia yuri gagarin,pada tanggal 12 april 1961 dalam pesawat vostok I.penerbangan ini memperhatikan penguasaan masalah yang dapat membawa pesawat dan awaknya ke atmosfer bumi, yaitu awak pesawat yang berjalan di luar angkasa.
c. program menuju bulan
bermula dengan pendekatan-pendekatan ke bulan dilanjutkan dengan survei pendaratan berawak ke permukaan. NASA mendalami studi ruang angkasa, sedangkan ARPANET dibawah departemen pertahanan DARPA( defence advence research protect agency) mempromosikan ilmu komputer dan pemrosessan informasi dalam pemusatan informasi.

faktor penyebab perang dingin

Faktor Penyebab terjadinya Perang Dingin ada sangat banyak sekali diantaranya 
perang dingin muncul karena Berakhirnya Perang Dunia II menyebabkan Amerika Serikat dan Uni Soviet keluar sebagai pemenang perang dan muncul sebagai negara adikuasa/super
power yang kemudian memainkan peranan di panggung politik, ekonomi dan militer dunia internasional. Lahirnya kekuatan adidaya baru yang mewakili
kepentingan Blok Barat dan Blok Timur menimbulkan suasana yang tidak
representatif. Pertentangan di antara dua kekuatan dunia tersebut melahirkan
Perang Dingin
Keadaan dunia setelah berakhirnya Perang Dunia II makin mencekam setelah

Blok Barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan Blok Timur yang dipimpin
Uni Soviet saling berebut pengaruh.
Berbagai unjuk kekuatan digelar oleh kedua kubu untuk menjadi yang paling
kuat di dunia. Pertentangan secara psikologi menyebabkan dunia dalam suasana
Perang Dingin.
1. Faktor-Faktor Penyebab Perang Dingin
Pasca PD II terjadilah perebutan pengaruh antara Amerika Serikat dengan
Uni Soviet yang melahirkan Perang Dingin (Cold War) yang disebut juga sebagai
‘perang urat syaraf’. Perang Dingin adalah suasana internasional yang penuh
ketegangan dan bermusuhan akibat konflik ideologi antara Blok Barat (liberal
kapitalis) pimpinan Amerika Serikat dan Blok Timur (sosialis komunis)
pimpinan Uni Soviet yang berkembang setelah Perang Dunia II berakhir.
Dampak yang terjadi akibat Perang Dunia II sangat luas dan kompleks, baik
menyangkut aspek politik, ekonomi, sosial, maupun kebudayaan. Amerika
Serikat dan Uni Soviet yang berperan besar dalam mengakhiri Perang Dunia II
tampil sebagai kekuatan dunia. Karena merasa paling kuat dalam segala hal,
kedua negara itu saling berusaha memperluas pengaruh ke seluruh negara di
dunia. Tujuannya adalah mereka ingin menjadi nomor satu dan menjadi penguasa
tunggal dunia. Untuk tujuan tersebut, mereka melakukan segala hal, tetapi
keduanya belum pernah secara langsung berhadapan dalam perang terbuka.
Persaingan dua kekuatan adidaya dunia tersebut menimbulkan Perang Dingin.
a. Penyebab Terjadinya Perang Dingin
Secara umum, Perang Dingin terjadi akibat dipicu oleh hal-hal sebagai berikut.
1) Perbedaan dan Pertentangan Ideologi
Amerika Serikat adalah negara yang berideologi liberal kapitalis, sedangkan
Uni Soviet adalah negara yang berideologi sosialis komunis. Sejak awal
kelahirannya, paham sosialis komunis memang tidak sejalan dengan paham liberal
kapitalis. Bahkan, kelahiran sosialis komunis memang dipicu adanya liberal
kapitalis yang pada waktu itu bertindak sewenang-wenang. Akibat perbedaan
ideologi, setelah musuh bersama (Jerman) dapat mereka lenyapkan dalam Perang
Dunia II, pertentangan ideologi kembali terjadi. Akibatnya, kedua kekuatan
adidaya tersebut berusaha saling mengalahkan. Salah satu caranya adalah
memengaruhi negara-negara lain untuk bergabung dalam kelompoknya. Oleh
karena itu, dunia ini akhirnya seolah-olah terbagi menjadi Blok Barat yang
berpaham liberal kapitalis dengan Amerika Serikat sebagai pemimpinnya, dan
Blok Timur yang berpaham sosialis komunis dengan Uni Soviet sebagai
pemimpinnya.

2) Perebutan Dominasi Kepemimpinan
Amerika Serikat dan Uni Soviet saling berusaha menjadi pemimpin dunia.
Mereka memimpikan dapat berkuasa dan memimpin dunia seperti masa
kejayaan Inggris dan Prancis pada masa imperialis kuno. Namun, kekuasaan
yang biasanya dilakukan pada masa imperialis kuno sekarang sudah tidak mereka
lakukan lagi. Amerika Serikat dan Uni Soviet berusaha menjadi pemimpin dunia
dengan cara baru, misalnya dengan kekuatan ekonominya. Dengan demikian,
Amerika Serikat dan Uni Soviet tampil sebagai imperialis muda.
Amerika Serikat dengan kekuatan ekonominya berusaha memengaruhi
negara-negara lain khususnya yang baru merdeka dengan paket bantuan ekonomi.
Pemerintah Amerika Serikat beranggapan bahwa negara yang rakyatnya hidup
makmur dapat menjadi tempat pemasaran hasil industrinya. Selain itu, rakyat
yang hidupnya telah makmur juga akan menjauhkan dari pengaruh sosialis
komunis. Hanya kemiskinan yang menjadi ladang subur bagi perkembangan
sosialis komunis. Sedangkan Uni Soviet yang mempunyai kekuatan ekonomi,
tetapi tidak sebesar Amerika Serikat juga berusaha membentengi negara-negara
yang telah mendapat pengaruhnya. Paket bantuan ekonomi Uni Soviet juga
diberikan guna memperbaiki keadaan ekonomi negara-negara tersebut. Selain
itu, Uni Soviet juga berusaha mendekati rakyat yang sedang melakukan
perjuangan nasionalnya dengan mengirimkan para tenaga ahli dan juga berbagai
peralatan militer.

Sabtu, 03 Agustus 2013

akibat mengucek mata :)

 Bahaya Mengucek MATA- Saat mata terasa gatal, muncul niat untuk menguceknya. Dan, hampir semua orang pernah melakukannya, yang akan berakibat mata memerah dan terasa perih. Tahukah Anda bahwa mengucek mata bisa melemahkan otot yang ada di mata?

Tidak heran jika setelah gesekan terhadap mata, mata menjadi merah dan perih. Bisa jadi hal tersebut disebabkan keasyikan mengucek mata hingga rasa gatalnya hilang. Dan, bagaimana jika tangan yang mengucek itu kotor?

Mengucek mata, yoga dengan kepala di bawah, tidur dengan wajah menempel pada bantal atau berenang merupakan berbagai aktivitas yang bisa menyebabkan penekanan mata meningkat,” ujar Professor Charles McMonnies, dari UNSW School of Optometry and Vision Science, dalam jurnal yang telah dipublikasikan berjudul Optometry and Vision Science, seperti dikutip dari Science.

Saat menyentuh mata, kelopak mata akan mengalami peningkatan tekanan. Cahaya lampu yang terlalu silau lebih sedikit memberikan tekanan dibandingkan dengan mengucek mata dengan keras yang bisa memberikan tekanan 3 sampai 5 kali lebih besar dari tekanan normal.
Pada kasus mengucek mata, terjadi efek kombinasi menutup mata dan kekuatan mengucek mata yang bisa meningkatkan tekanan lebih tinggi lagi. Mengucek dengan keras bisa meningkatkan tekanan hingga 10 kali lebih tinggi dibanding tekanan normal!
“Tekanan yang normal akan memberikan konsekuensi yang sedikit, tapi tekanan pada mata yang kuat dalam jangka waktu yang lama dan terjadi secara berulang bisa memberikan kontribusi pada kerusakan mata seperti glaukoma, lebih cepat terkena rabun jauh, conical kornea atau bisa juga menyebabkan kebutaan,” ujar Professor Charles McMonnies.
Menghindari kontak mata dengan bantal atau masker tidur juga bisa membantu mengurangi tekanan sensitif pada mata. Saat mengucek mata juga bisa melemahkan otot levator palpebra yang berfungsi mengangkat kelopak mata, sehingga jika mengucek mata akan membuat mata terlihat lebih kecil atau seperti mata mengantuk.
Tekanan mata yang normal terjadi saat menutup mata, berkedip dan saat menarik nafas dalam tidak akan memberikan konsekuensi karena tekanan yang diberikan sangat kecil dan tidak dalam waktu yang lama.

Untuk itu sebaiknya hindarilah beberapa aktivitas seperti berikut:
  1. Tidur dengan wajah tertunduk dan kontak dengan bantal, karena dalam bantal tersebut bisa saja terdapat kutu atau debu yang bisa membuat mata iritasi.
  2. Mengucek mata, karena bisa membuat mata iritasi, kering dan membuat mata perih.
  3. Menunduk bisa meningkatkan tekanan, karena itu sebaiknya jika membaca dalam posisi duduk.
Menyeka air mata adalah kegiatan yang paling baik dengan menghapus dari ujung mata dan meminimalkan kontak dengan kelopak mata. Dan, gunakan obat tetes mata jika terasa gatal dan perih.
Hindari mengucek mata sebisa mungkin! Jika terasa gatal, gunakan tisiu dan usapkan secara lembut guna menghindari kontak yang berlebihan. Langkah paling bijaksana jika mata terasa perih, periksakan ke dokter mata.

Minggu, 23 Juni 2013

khasiat daun mangkokan :)

Khasiat Daun Mangkokan :
1. Luka, daun mangkokan segar secukupnya dicuci bersih dan digiling halus. Taruh diatas luka, lalu dibalut. Ganti 2-3 kali sehari.

2. Rambut Rontok, daun mangkokan yang sudah tua dan segar dicuci bersih dan digiling halus.Tambahkan sedikit minyak kelapa sambil diaduk sampai seperti bubur, kemudian saring dan peras. Hasil perasan dioleskan ada kulit kepala sambil dipijat2 ringan. Biarkan sampai kering, lalu rambut dicuci sampai bersih. Lakukan setiap hari.

3. Susah Buang Air Kecil, daun mangkokan yang sudah tua dan segar direndam dalam air panas beberapa saat. Angkat, lalu hanga-hangat dikompreskan pada perut bagian bawah. 

4. Radang Payudara, pembengkakan disertai bendungan ASI. Daun mangkokan yang sudah tua, diremas dengan minyak kelapa dan sedikit kunyit yang telah duparut. Panaskan diatas api, hangat-hangat di taruh di atas payudara yang membengkak.

5. Menghilangkan nafas tak segar dan bau keringat, ambil sebanyak 7 lembar daun mangkokan yang sudah tua dan segar, kemudian kukus atau dimakan mentah-mentah sebagai lalapan. Lakukan selama kurang lebih 7 hari, InsyaAllah bau mulut akan segera pergi.


Selain sebagai tanaman hias dan tanaman obat, daun mangkokan banyak juga dimanfaatkan sebagai bumbu dapur dalam masakan. Daunnya yang muda enak dimakan. Di pulau Sumatra, biasanya dicampurkan dalam masakan Gulai Banak (otak). Selain itu daun yang muda bisa diolah menjadi campuran urapan mentah, campuran pepes maupun pecel. Aromanya khas, seperti daun kenikir, sehingga daun ini juga biasa digunakan untuk mengurangi aroma amis pada hidangan ikan, jeroan maupun daging.

Rabu, 22 Mei 2013

problem solving


Pernah merasa ga?kita seperti menghadapi masalah yang itu-itu ajh, rasanya masalah itu seperti berputar –putar di hal yang sama.. menurut saya setiap orang pasti pernah merasakannya, awas lo jangan sampai di biarkan karena hal ini jika di biarkan berlarut-larut akan menimbulkan gangguan kejiwaan, salah satu ciri orang yang sehat secara kejiwaan biasanya mereka lebih peka atau mampu mengtasi masalah yang ada dalam dirinya, karena kebanyakan dari kita adalah bisa memecahankan masalah orang lain, sedangkan memecahkan masalahnya tidak bisa. Kuncinya  “Jika seseorang sudah mampu memecahkan masalah yang ada di dalam dirinya terlebih dahulu maka kemungkinan orang tersebut akan terhindar dari strez dan defresi” .
Nah Kemampuan mememecahan masalah ini yang harus kita miliki, karena seperti yang sudah di jelaskan tadi hal ini sangat berkaitan erat dengan kesehatan jiwa kita dan kesehatan jiwa erat  pula kaitannya dengan ketenangan jiwa kita loh. Dan dalam ajaran Islam sebenarnya pemecahan masalah itu sudah di jelaskan dalam Al-Qur’an, sedikit shering yu..
1. Menyakini bahwa masalah itu sebenranya adalah cara Tuhan untuk menguji hambanya, kenapa manusia di uji?karena Tuhan ingin tahu sampai dimana kadar keimanan kita. Lalu setelah di uji maka akan muncul di dalam diri kita sebuah kesadaran bahnya diri kita adalah hamba yang lemah tanpa pertolongannya. Tuhan tidak pernah memberikan masalah kepada hambanya tanpa dia memberikan solusinya.
2. Kita harus  tahu apa yang menyebabkan masalah itu terjadi, sejak kapan munculnya dan kenapa bisa terjadi?jika sudah tahu permasalahannya, apakah kita akan menganggap masalah itu besar atau kecil tergantung kita loh sebenarnya, dan kita sadar bahwa hidup itu pilihan.
3. Hal yang sering saya lakukan adalah menuliskan masalah yang sedang saya hadapi, dan jika di kira masalah itu sulit di selesaikan terkadang saya tidak memfokuskan diri terhadap masalh yang sedang di hadapi atau sering saya sebut proses pengalihan diri dan melakukan kesibukan yang lain..saya menempelkan kata-kata yang memotifasi diri di dinding kamar saya, jadi ketika saya sedang di hadapi kepada permasalahn saya selalu di sadarkan dengan tulisan itu dan ini menurut saya sangat penting.
4. Ketika kita sudah memilih untuk memecahkan masalah, laksanakan dan konsisten
5. Menanamkan “Kesadaran diri” dengan memperbaiki diri kita, karena jika kita memfokuskan kepada masalah kita, masalah bukan malah selesai, akan tetapi akan tambah rumit. Fokuslah ke dalam diri, ini lebih kepada intropeksi, dan menyadari bahwa hidup itu adalah fokus menempuh perjalanan spiritual bukan pada masalahnya (Pasrah Total) “Barang siapa focus terhadapa materi atau masalah, maka Allah akan terus menguji kita dengan hal itu. Dan jika kita sudah perasa optimal dengan apa yang kita lakuakn saya yakin penyesalan itu tidak akan datang.
Hidup bagi saya adalah sebuah penerimaan, apapun yang Tuhan berikan baik itu rasa sakit, atau masalah yang bertubi-tubi saya yakin itu adalah yang terbaik, karena sering kali kita melihat benang yang kusut berantakan di hadapan kita padahal dari benang yang kusut itu sebenarnya Tuhan  sedang merajut lukisan yang indah..dan kesadaran diri kitalah yang harus di munculkan bahwa kehidupan baik itu bukan baik menurut apa yang kita lihat, tapi menurut ketentuan.Nya..duh sebenarnya tulisan ini sama seperti menampar saya. Kita sering merintih bahwa yang apa yang inginkan itu adalah yang terbaik, padahal apakah kita tahu tentang kisah nabi Musa yang bertemu dengan Zulkarnai (Kisah ini di ceritanakn dalam Al-Quran Surat Al-Kahf ayat 66:82)  sedikit menyimpulkan bahwa kita tak pernah Tahu Rahasia Tuhan, dan Tuhan tak pernah menyuruh kita untuk memikirkan masalah yang kita hadapi sampai kita penat Tuhan hanya menyuruh kita shalat dengan khusyu dan sabar itulah kiranya yang harus kita lakukan. Barang siapa yang merasa cukup maka Allah akan mencukupinya dan barang siapa yang sabar Allah akan membuatnya sabar, seseorang tidak di beri suatu pemberian yang lebih baik dan lebih luas daripada kesabaran (HR. Muslim)
Kata-kata yang sering saya ingat adalah”Belum di bilang sabar klo masih ada batas dan belum di bilang ikhlas, klo masih ada rasa sakit”
*tapi ini hanya pandangan dan penilan saya, ketika saya di hadapkan kepada masalah, hanya sedikit ingin shering saja, smoga bisa saling mengingatkan…

kepemimpinan


Di dalam konsep (manhaj) Islam, pemimpin merupakan hal yang sangat final dan fundamental. Ia menempati posisi tertinggi dalam bangunan masyarakat Islam. Dalam kehidupan berjama'ah, pemimpin ibarat kepala dari seluruh anggota tubuhnya. Ia memiliki peranan yang strategis dalam pengaturan pola (minhaj) dan gerakan (harakah). Kecakapannya dalam memimpin akan mengarahkan ummatnya kepada tujuan yang ingin dicapai, yaitu kejayaan dan kesejahteraan ummat dengan iringan ridho Allah (Qs. 2 : 207).
Dalam bangunan masyarakat Islami, pemimpin berada pada posisi yang menentukan terhadap perjalanan ummatnya. Apabila sebuah jama'ah memiliki seorang pemimpin yang prima, produktif dan cakap dalam pengembangan dan pembangkitan daya juang dan kreativitas amaliyah, maka dapat dipastikan perjalanan ummatnya akan mencapai titik keberhasilan. Dan sebaliknya, manakala suatu jama'ah dipimpin oleh orang yang memiliki banyak kelemahan, baik dalam hal keilmuan, manajerial, maupun dalam hal pemahaman dan nilai tanggung jawab, serta lebih mengutamakan hawa nafsunya dalam pengambilan keputusan dan tindakan, maka dapat dipastikan, bangunan jama'ah akan mengalami kemunduran, dan bahkan mengalami kehancuran (Qs. 17 : 16)
"Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah (kaum elit dan konglomerat) di negeri itu (untuk menaati Allah), akan tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnyalah berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya." (Qs. 17 : 16)
Oleh karena itulah, Islam memandang bahwa kepemimpinan memiliki posisi yang sangat strategis dalam terwujudnya masyarakat yang berada dalam Baldatun Thoyyibatun Wa Robbun Ghofur (Qs. 34 : 15), yaitu masyarakat Islami yang dalam sistem kehidupannya menerapkan prinsip-prinsip Islam. Begitu pentingnya kepemimpinan atau imam dalam sebuah jama'ah atau kelompok, sampai-sampai Rasulullah bersabda yang maksudnya:
"Apabila kamu mengadakan perjalanan secara berkelompok, maka tunjuklah salah satunya sebagai imam (pemimpin perjalanan)."
Demikian juga jika kita lihat dalam sejarah Islam (Tarikh Islam) mengenai pentingnya kedudukan pemimpin dalam kehidupan ummat muslim. Kita lihat dalam sejarah, ketika Rasulullah saw. wafat, maka para shahabat segera mengadakan musyawarah untuk menentukan seorang khalifah. Hingga jenazah Rasulullah pun harus tertunda penguburanya selama tiga hari. Para shahabat ketika itu lebih mementingkan terpilihnya pemimpin pengganti Rasulullah, karena kekhawatiran akan terjadinya ikhlilaf (perpecahan) di kalangan ummat muslim kala itu. Hingga akhirnya terpilihlah Abu Bakar sebagai khalifah yang pertama setelah Rasulullah saw. wafat.
Dalam perspektif Islam, ada beberapa komponen yang menjadi persyaratan terwujudnya masyarakat Islami, yaitu :
Adanya wilayah teritorial yang kondusif (al-bi'ah, al-quro)
Adanya ummat (al-ummah)
Adanya syari'at atau aturan (asy-syari'ah)
Adanya pemimpin (al-imamah, amirul ummah)
Pemimpin pun menjadi salah satu pilar penting dalam upaya kebangkitan ummat. Islam yang telah dikenal memiliki minhajul hayat (konsep hidup) paling teratur dan sempurna dibandingkan konsep-konsep buatan dan olahan hasil rekayasa dan imajinasi otak manusia, telah menunjukkan nilainya yang universal dan dinamis dalam penyatuan seluruh komponen ummat (Qs. 21 : 92).
Ada empat pilar kebangkitan ummat, yang kesemuanya saling menopang dan melengkapi, yaitu :
Keadilan para pemimpin (umaro)
Ilmunya para ‘ulama
Kedermawanan para aghniya (orang kaya)
Do'anya orang-orang faqir (miskin)
Definisi Pemimpin
Ada beberapa istilah yang mengarah kepada pengertian pemimpin, diantaranya :
Umaro atau ulil amri yang bermakna pemimpin negara (pemerintah)
Amirul ummah yang bermakna pemimpin (amir) ummat
Al-Qiyadah yang bermakna ketua atau pimpinan kelompok
Al-Mas'uliyah yang bermakna penanggung jawab
Khadimul ummah yang bermakna pelayan ummat
Dari beberapa istilah tadi, dapat disimpulkan bahwa pemimpin adalah orang yang ditugasi atau diberi amanah untuk mengurusi permasalahan ummat, baik dalam lingkup jama'ah (kelompok) maupun sampai kepada urusan pemerintahan, serta memposisikan dirinya sebagai pelayan masyarakat dengan memberikan perhatian yang lebih dalam upaya mensejahterakan ummatnya, bukan sebaliknya, mempergunakan kekuasaan dan jabatan untuk mengeksploitasi sumber daya yang ada, baik SDM maupun SDA, hanya untuk pemuasan kepentingan pribadi (ananiyah) dan kaum kerabatnya atau kelompoknya (ashobiyah).
Kriteria dalam Menentukan Pemimpin
Jika kita menyimak terhadap perjalanan siroh nabawiyah (sejarah nabi-nabi) dan berdasarkan petunjuk Al-Qur'an (Qs. 39 : 23) dan Al-Hadits (Qs. 49 : 7), maka kita dapat menyimpulkan secara garis besar beberapa kriteria dalam menentukan pemimpin.
Beberapa faktor yang menjadi kriteria yang bersifat general dan spesifik dalam menentukan pemimpin tersebut adalah antara lain :
a. Faktor Keulamaan
- Dalam Qs. 35 : 28, Allah menerangkan bahwa diantara hamba-hamba Allah, yang paling takut adalah al-‘ulama. Hal ini menunjukkan bahwa apabila pemimpin tersebut memiliki kriteria keulamaan, maka dia akan selalu menyandarkan segala sikap dan keputusannya berdasarkan wahyu (Al-Qur'an). Dia takut untuk melakukan kesalahan dan berbuat maksiat kepada Allah.
- Berdasarkan Qs. 49 : 1, maka ia tidak akan gegabah dan membantah atau mendahului ketentuan yang telah ditetapkan Allah dan Rasul-Nya. Dalam pengambilan keputusan, ia selalu merujuk kepada petunjuk Al-Qur'an dan Al-Hadits.
- Berdasarkan Qs. 29 : 49, maka seorang pemimpin yang berkriteria ulama, haruslah memiliki keilmuan yang dalam di dalam dadanya (fii shudur). Ia selalu menampilkan ucapan, perbuatan, dan perangainya berdasarkan sandaran ilmu.
- Berdasarkan Qs. 16 : 43, maka seorang pemimpin haruslah ahlu adz-dzikri (ahli dzikir) yaitu orang yang dapat dijadikan rujukan dalam menjawab berbagai macam problema ummat.
b. Faktor Intelektual (Kecerdasan)
- Seorang calon pemimpin haruslah memiliki kecerdasan, baik secara emosional (EQ), spiritual (SQ) maupun intelektual (IQ).
- Dalam hadits Rasulullah melalui jalan shahabat Ibnu Abbas r.a, bersabda :
"Orang yang pintar (al-kayyis) adalah orang yang mampu menguasai dirinya dan beramal untuk kepentingan sesudah mati, dan orang yang bodoh (al-‘ajiz) adalah orang yang memperturutkan hawa nafsunya dan pandai berangan-angan atas Allah dengan segala angan-angan." (HR. Bukhari, Muslim, Al-Baihaqy)
Hadits ini mengandung isyarat bahwa seorang pemimpin haruslah orang yang mampu menguasai dirinya dan emosinya. Bersikap lembut, pemaaf, dan tidak mudah amarah. Dalam mengambil sikap dan keputusan, ia lebih mengutamakan hujjah Al-Qur'an dan Al-Hadits, daripada hanya sekedar nafsu dan keinginan-nya. Ia akan menganalisa semua aspek dan faktor yang mempengaruhi penilaian dan pengambilan keputusan.
- Berdasarkan Qs. 10 : 55, mengandung arti bahwa dalam mengambil dan mengajukan diri untuk memegang suatu amanah, haruslah disesuaikan dengan kapasitas dan kapabilitas (kafa'ah) yang dimiliki (Qs. 4 : 58).
- Rasulullah berpesan : "Barangsiapa menyerahkan suatu urusan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kehancurannya."
c. Faktor Kepeloporan
- Berdasarkan Qs. 39 : 12, maka seorang pemimpin haruslah memiliki sifat kepeloporan. Selalu menjadi barisan terdepan (pioneer) dalam memerankan perintah Islam.
- Berdasarkan Qs. 35 : 32, maka seorang pemimpin haruslah berada pada posisi hamba-hamba Allah yang bersegera dalam berbuat kebajikan (sabiqun bil khoiroti bi idznillah)
- Berdasarkan Qs. 6 : 135, maka seorang pemimpin tidak hanya ahli di bidang penyusunan konsep dan strategi (konseptor), tetapi haruslah juga orang yang memiliki karakter sebagai pekerja (operator). Orang yang tidak hanya pandai bicara, tetapi juga pandai bekerja.
- Berdasarkan Qs. 6 : 162 - 163, maka seorang pemimpin haruslah orang yang tawajjuh kepada Allah. Menyadari bahwa semua yang berkaitan dengan dirinya, adalah milik dan untuk Allah. Sehingga ia tidak akan menyekutukan Allah, dan selalu berupaya untuk mencari ridho Allah (Qs. 2 : 207)
- Berdasarkan Qs. 3 : 110, sebagai khoiru ummah (manusia subjek) maka seorang pemimpin haruslah orang yang selalu menyeru kepada yang ma'ruf, mencegah dari perbuatan yang mungkar, dan senantiasa beriman kepada Allah.
d. Faktor Keteladanan
- Seorang calon pemimpin haruslah orang yang memiliki figur keteladanan dalam dirinya, baik dalam hal ibadah, akhlaq, dsb.
- Berdasarkan Qs. 33 : 21, maka seorang pemimpin haruslah menjadikan Rasulullah sebagai teladan bagi dirinya. Sehingga, meskipun tidak akan mencapai titik kesempurnaan, paling tidak ia mampu menampilkan akhlaq yang baik layaknya Rasulullah.
- Berdasarkan Qs. 68 : 4, maka seorang pemimpin haruslah memiliki akhlaq yang mulia (akhlaqul karimah), sehingga dengannya mampu membawa perubahan dan perbaikan dalam kehidupan sosial masyarakat.
- Faktor akhlaq adalah masalah paling mendasar dalam kepemimpinan. Walaupun seorang pemimpin memiliki kecerdasan intelektual yang luar biasa, tetapi apabila tidak dikontrol melalui akhlaq yang baik, maka ia justru akan membawa kerusakan (fasada) dan kehancuran.
e. Faktor Manajerial (Management)
- Berdasarkan Qs. 61 : 4, maka seorang pemimpin haruslah memahami ilmu manajerial (meskipun pada standar yang minim). Memahami manajemen kepemimpinan, perencanaan, administrasi, distribusi keanggotaan, dsb.
- Seorang pemimpin harus mampu menciptakan keserasian, keselarasan, dan kerapian manajerial lembaganya (tandhim), baik aturan-aturan yang bersifat mengikat, kemampuan anggota, pencapaian hasil, serta parameter-parameter lainnya.
- Dengan kemampuan ini, maka akan tercipta tanasuq (keteraturan), tawazun (keseimbangan), yang kesemuanya bermuara pada takamul (komprehensif) secara keseluruhan.
Oleh karena itu, mari kita lebih berhati-hati dalam menentukan imam atau pemimpin kita. Karena apapun akibat yang dilakukannya, maka kita pun akan turut bertanggung jawab terhadapnya. Jika kepemimpinannya baik, maka kita akan merasakan nikmatnya. Sebaliknya, apabila kepemimpinannya buruk, maka kita pun akan merasakan kerusakan dan kehancurannya. Wallahu a'lam bish-showwab
(Sumber : Al Qur'an Al Karim)